Bahasa inggris dan bahasa asing lainnya pasti memilik dampak terhadap
bahasa asli suatu negara seperti dampak bahasa inggris terhadap bahasa
indonesia. Hal ini bisa terlihat dari kata serapan yang di ambil dari
bahasa inggris. Namun hal tersebut merupakan hal yang wajar. Setiap kali
ada kontak bahasa lewat pemakainya pasti akan terjadi serap menyerap
kata. Bunyi bahasa dan kosa kata pada umumnya merupakan unsur bahasa
yang bersifat terbuka. Oleh karena itu, dalam kontak bahasa akan terjadi
saling pengaruh, meminjam atau menyerap unsur asing dengan sendirinya
Bahasa yang berlainan rumpun tidak akan memiliki bahasa yang sama
persis. Dalam proses penyerapan dari bahasa pemberi pengaruh kepada
bahasa penerima pengaruh akan terjadi perubahan-perubahan. Ada proses
penyerapan kata yang terjadi secara utuh, tetapi ada juga proses
penyerapan yang terjadi dengan beberapa penyesuaian baik dalarn bahasa
pengucapan maupun bahasa tulisnya
Sejak awal pertumbuhan,bahasa indonesia telah banyak menyerap
kata-kata asing. . Bahasa negara lain yang memberi pengaruh kosa kata
dalam bahasa Indonesia antara lain : bahasa Sansekerta, bahasa Belanda,
bahasa Arab dan bahasa Inggris. Awal masuknya hal-hal asing ini secara
historis juga sejalan dengan hubungan budaya antara bangsa Indonesia
dengan bangsa-bangsa yang mempengaruhi . Mula-mula bahasa Sansekerta
sejalan dengan masuknya agama Hindu ke Indonesia sejak sebelum bahasa
Indonesia memunculkan identitas dirinya sebagai bahasa Indonesia,
kemudian bahasa Arab karena eratnya hubungan keagamaan dan perdagangan
antara masyarakat timur tengah dengan bangsa Indonesia, lalu bahasa
Belanda sejalan dengan masuknya penjajahan Belanda ke Indonesia,
kemudian bahasa Inggris yang berjalan hingga sekarang, salah satu faktor
penyebabnya adalah semakin intensifnya hubungan ilmu pengetahuan dan
teknologi antara bangsa Indonesia dengan masyarakat pengguna bahasa
Inggris.
Unsur-unsur asing tersebut menambah sejumlah besar kata ke dalam
bahasa Indonesia sehingga bahasa Indonesia mengalami perkembangan sesuai
dengan tuntutan zaman. Seiring dengan perkembangan itu datanglah
masalah-masalah kebahasaan, khususnya penyerapan kata-kata bahasa
Inggris.
Berikut dua cara penyerapan kata-kata dan ungkapan-ungkapan dari bahasa inggris kedalam bahasa indonesia.
1.menyerap secara seluruhnya, baik dalam ejaan maupun pada ucapannya.
2. dengan menyesuaikan ejaan maupun ucapannya
Dibawah ini dapat dilihat beberapa macam pola penyerapan kata-kata dalam bahasa inggris ke dalam bahasa Indonesia :
A. Kata-kata dalam bahasa Inggris yang berawal dengan huruf C,Ch, dan Q.
B. Suku kata bahasa inggris yang berakhir dengan “-tion” dan “-sion”, berubah menjadi “-si”
C. Kata-kata dalam bahasa Inggris yang mempunyai suku-kata akhir “-ty” akan berubah menjadi “-tas” dalam bahasa Indonesia.
D. Kata-kata dalam bahasa Inggris mempunyai suku kata akhir “-nt” akan berubah menjadi “-n” dalam bahasa Indonesia.
E. Kata-kata dalam bahasa Inggris mempunyai suku kata akhir “-ism” akan berubah menjadi “-isme” dalam bahasa Indonesia.
F. Kata-kata dalam bahasa Inggris mempunyai suku kata akhir “-ive” akan berubah menjadi “-if” dalam bahasa Indonesia.
G. Kata-kata dalam bahasa Inggris mempunyai suku kata akhir “-nal” akan
berubah menjadi “-nal” dalam bahasa Indonesia, namun ejaan keseluruhan
berubah sesuai dengan ucapannya.
H. Kata-kata dalam bahasa Inggris mempunyai suku kata awal “ph-” sesuai dengan ucapannya menjadi “f-“ dalam bahasa Indonesia.
I. Kata-kata dalam bahasa Inggris mempunyai suku kata awal “th-” akan berubah menjadi “t-” dalam bahasa Indonesia.
J. Kata-kata dalam bahasa Inggris mempunyai suku kata akhir “-y” akan berubah menjadi “-i” dalam bahasa Indonesia.
K. Akhiran suku-kata “-ic” dalam bahasa Inggris dapat menjadi beberapa bentuk.
L.
Kata-kata dalam bahsa Inggris yang berawal dengan huruf C dapat berubah
menjadi S, K, atau diawali dengan huruf C dalam bahasa Indonesia,
sesuai dengan ucapannya
Walaupun kata-kata serapan menambah perbendaharaan dalam bahasa
indonesia,namunpenyerapan atau peminjaman kata-kata asing tersebut juga
akan menimbulkan kerancuan, keragu-raguan, atau kekeliruan.
Contoh:
- Even dan Event
> Kata even memiliki arti rata, datar, genap, ama, bahkan.
> Kata Event mengandung arti pertistiwa,kejadian,
- Moment atau momen dan momentum
> Moment atau momen berkaitan dengan waktu
> Momentum berkaitan dengan gerak, dorongan, dan kekuatan.
Bedasarkan contoh- contoh di atas terlihat jelas bahwa bahasa Inggris sangat mempengaruhi pemakaian kosa-kota dan bahkan struktur bahasa Indonesia. Tidak sedikit kata yang mengalami perubahan. Perubahan-perubahan yang terjadi terkadang dapat menimbulkan kerancuan dalam pemakaiannya. Bahkan, pemakaian bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sering digabungkan dalam satu rangkaian kalimat. Hal ini terjadi supaya orang yang menggunakannya akan terlihat lebih modern.
Penyerepan kosa-kata tersebut dapat menambah pembendaharaan kosa-kota Indonesia. Hal ini sudah tentu akan mempermudah kita berinteraksi khususnya kepada negar-negara lain. Namun.penyerapan kosa-kota tersebut jangan diterima begitu saja. Dalam proses penyerapan harus dapat dilakukan dengan selektif, supaya karakteristik dari bahasa Indonesia tidak akan hilang.
- Sumber:
- http://freezcha.wordpress.com/
2009/12/24/pengaruh-bahasa- inggris-terhadap-kosa-kata- bahasa-indonesia/ - Dokter Sayoga,M.Sc, “Pengaruh Bahasa Inggris pada Pembentukan Kosa-Kata Baru Berbahasa Indonesia,2001, CV.Angkasa:Bandung.
- pengaruh-bahasa-inggris-di-
dalam-budaya (http://wiwan- manusiabiasa.blogspot.com/ 2009/10/pengaruh-bahasa- inggris-di-dalam-budaya.html) -
Hubungan bahasa2 di malang pengaruh bhs ingris terhadap bahasa Indonesia pemuda(http://www.acicis.
murdoch.edu.au/hi/field_ topics/nickheaney.pdf)
0 komentar:
Posting Komentar