PENGGUNAAN BAHASA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM IKLAN
Bahasa merupakan alat komunikasi massa. Sebagai alat komunikasi,
bahasa memegang peranan penting dalam terjalinnya atau berlangsungnya
interaksi antara manusia. Komunikasi yang terjalin antara manusia
menjadi lebih terarah dan bisa tercipta dengan lancar.
Komunikasi
merupakan aktivitas dasar manusia yang tidak dapat ditinggalkan,
serta mempunyai peran penting dalam membentuk sebuah link yang kuat.
Dengan komunikasi tersebut maka bahasa sebagai alat komunikasi yang
digunakan disetiap aspek kehidupan manusia juga berperan dalam
menunjang kehidupan.
Dalam kehidupan bisnis seorang enterpreneur
perlu mengetahui prinsip-prinsip komunikasi yakni prinsip kerjasama
(Cooperatif Prinsiple) dan Prinsip Kesantunan (Politeness Prinsiple /
Face Saving Prinsiple). Pentingnya kompetensi komunikatif bagi
entrepreneur dibutuhkan bahasa dalam menunjang perkembangan dan
pertumbuhan kewirausahaan, dalam hal ini dimaksudkan untuk meyakinkan
bahwa pentingnya kewirausahaan dalam segi periklanan
(adverd).
Strategi komunikasi dan keberhasilan juga dipengaruhi
dengan media iklan, iklan yang notabene merupakan kegiatan promosi
barang atau jasa melalui media yang mudah diterima oleh para konsumen
menjadikan nilai jual produk yang tinggi dan dapat mempunyai pengaruh
besar kepada konsumen. Iklan memberikan kontribusi yang sangat
signifikan dalam memformulasikan pesan-pesan produk kepada konsumen
yang dibarengi oleh bahasa yang mempunyai dampak pengaruh dan memikat
hati konsumen sehingga mereka tertarik untuk membeli barang yang
ditawarkan.
Menurut Akhmad Haryono, pembicara dari Fakultas Sastra
Universitas Jember strategi komunikasi bisnis mempunyai tujuh pilar
yakni Pemahaman terhadap proses komunikasi, penggunaan pikiran,
memahami bahasa, kejelasan pesan, daya persuasi, kelengkapan pesan,
dan keinginan baik. Jika ketujuh pilar tersebut dapat diterapkan
dengan baik, maka kesuksesan yang kita harapkan akan terwujud.
A. PENGERTIAN KOMUNIKASI
Komunikasi
adalah proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu
sistem yang biasa (lazim) baik dengan simbol-simbol, sinyal-sinyal,
maupun perilaku atau tindakan. Komunikasi harus mencangkup
perpindahan dan pemahaman makna. Luthans (2006:372) menyatakan,
”kebanyakan definisi komunikasi yang digunakan dalam buku perilaku
organisasi menekankan penggunaan simbol2 untuk mentransfer arti
informasi (The use of symbols to transfer the meaning of
information)”.
Sebuah gagasan , tidak peduli seberapa hebatnya,
tidak akan berguna sebelum diteruskan dan dipahami oleh orang lain.
Kata-kata dapat memiliki arti berbeda bagi orang yang berbeda pula.
Usia, pendidikan, dan latar belakang budaya merupakan tiga dari
variabel yang begitu mempengaruhi bahasa yang digunakan seseorang dan
definisi yang dia berikan ke kata-kata itu. Komunikasi tidak dapat
dipisahkan dari bahasa. Bahasa adalah suatu sistem komunikasi yg
terdiri dari seperangkat bunyi & lambang tertulis yg digunakan
oleh orang-orang pada suatu negara atau wilayah tertentu untuk
berbicara dan menulis.
Komunikasi sebagi bentuk interaksi
antarmanusia mampu menjembatani hubungan antarmanusia. Melalui
komunikasi, gagasan-gagasan akan terhubung, ide akan terealisasi, dan
cita-cita akan tercapai. Aktivitas pun terjalin dengan adanya suatu
bentuk komunikasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran serta
hambatan komunikasi adalah pengetahuan, pengalaman, intelegensi,
kepribadian, budaya, biologis; gagap, cadel.
Teknik berkomunikasi
yang efektif meliputi mendengar dengan aktif, terampil dalam
berbicara, gaya bicara, penampilan yang menarik; pakaian, pendangan
mata, sikap badan, raut muka, suara, tulisan, senyum, jabatan tangan,
ingat nama, tulus.
Ciri-ciri komunikasi tidak efektif meliputi
berbicara secara bertele-tele, malu-malu, marah-marah, maksud yang
disampaikan tidak jelas, non verbal, satu arah, tidak terbuka, tidak
nyambung, dan lain-lain.
B. JENIS-JENIS KOMUNIKASI
Pada
dasarnya komunikasi digunakan untuk menciptakan atau meningkatkan
aktifitas hubungan antara manusia atau kelompok. Jenis komunikasi
terdiri dari :
1. Komunikasi verbal dengan kata-kata
a.
Vocabulary (perbendaharaan kata). Komunikasi ridak efektif bila pesan
disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah
kata menjadi penting dalam berkomunikasi.
b. Racing (kecepatan).
Komunikasi akan lebih efektif dan sukses bila kecepatan bicara dapat
diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
c.
Intonasi suara: akan mempengaruhi arti pesan secara dramatik sehingga
pesan akan menjadi lain artinya bila diucapkan dengan intonasi suara
yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan
hambatan dalam berkomunikasi.
d. Humor: dapat meningkatkan
kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan
tertawa dapat membantu menghilangkan stress dan nyeri. Tertawa
mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor
adalah merupakan satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.
e.
Singkat dan jelas. Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara
singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih
mudah dimengerti.
f. Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis
yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila
seseorang bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan
waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan
2. Komunikasi non-verbal
Komunikasi non verbal adalah
penyampaian pesan tanpa kata-kata dan komunikasi non verbal
memberikan arti pada komunikasi verbal. Yang termasuk komunikasi non
verbal :
a. Ekspresi wajah.
Wajah merupakan sumber yang kaya
dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi
seseorang.
b. Kontak mata merupakan sinyal alamiah untuk
berkomunikasi.
Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi
atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan
bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan bukan sekedar
mendengarkan. Melalui kontak mata juga memberikan kesempatan pada
orang lain untuk mengobservasi yang lainnya.
c. Sentuhan adalah
bentuk komunikasi personal mengingat sentuhan lebih bersifat spontan
dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan seperti perhatian yang
sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang atau simpati dapat
dilakukan melalui sentuhan.
d. Postur tubuh dan gaya
berjalan.
Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak
memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan
merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
e.
Sound (suara).
Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan juga
salah satu ungkapan perasaan dan pikiran seseorang yang dapat
dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk
komunikasi non verbal lainnya sampai desis atau suara dapat menjadi
pesan yang sangat jelas.
f. Gerak isyarat adalah yang dapat
mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total
dari komunikasi seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan
tangan selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan stress
bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress.
C. PROSES KOMUNIKASI
Hewitt (1981) menjabarkan tujuan
penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut:
1.
Mempelajari atau mengajarkan sesuatu
2. Mempengaruhi perilaku
seseorang
3. Mengungkapkan perasaan
4. Menjelaskan perilaku
sendiri atau perilaku orang lain
5. Berhubungan dengan orang
lain
6. Menyelesaian sebuah masalah
7. Mencapai sebuah
tujuan
8. Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik
9.
Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orang lain
Sedangkan proses komunikasi dapat dilakukan dengan cara sebagai
berikut :
• Pengirim (komunikator) mengirimkan pesan dengan cara
menyandikan pemikirannya
Pesan adalah produk fisik aktual dari
penyandian oleh komunikator Pembicaraan, tulisan, gerakan, ekspresi
wajah adalah pesan.
• Saluran merupakan perantara yang dipakai
pesan dalam menempuh perjalanan
Saluran formal disediakan oleh
organisasi,, dan mengikuti rantai otoritas dlm organisasi
Saluran informal, diciptakan secara spontan dan muncul sebagai
tanggapan thd pilihan-pilihan individual.
• Penerima (komunikan)
adalah obyek yg menjadi sasaran pesan.
Sebelum pesan diterima,
dilakukan penerjemahan sandi shg simbol-simbol pesan dapat dipahami
oleh komunikan
• Gangguan, mewakili berbagai hambatan komunikasi
yang mengacaukan kejelasan pesan
Baik datang dari pengirim,
saluran, penerima maupun umpan balik. Umpan balik, adalah sarana
pengecekan apakah pesan telah diterima seperti yg dimaksudkan pada
awalnya
D. PENGERTIAN IKLAN
Pengertian iklan menurut KBBI adalah berita
atau pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik
pada barang dan jasa yang ditawarkan. Dari definisi di atas, terdapat
beberapa komponen utama dalam sebuah iklan yakni “mendorong dan
membujuk”. Dengan kata lain, sebuah iklan harus memiliki sifat
persuasi.
Komponen dari sebuah iklan adalah adanya barang atau
jasa yang ditawarkan. Menurut pendanaanya iklan dibagi menjadi 2
yakni iklan gratis dan iklan berbayar. Iklan gratis adalah iklan yang
dalam pemasangannya tidak memerlukan biaya. Contoh dari iklan gratis
adalah iklan baris yang dapat anda pasang disitus iklan baris gratis.
Iklan berbayar adalah iklan yang dalam pemasangannya memerlukan
biaya. Contoh iklan diTV, di radio, di Koran, dan lain-lain.
Menurut
sifatnya iklan dikelompokkan menjadi iklan komersial dan iklan non
komersial. Iklan komersial adalah iklan yang menawarkan barang dan
jasa. Sebagian besar iklan yang kita temui di berbagai tempat
merupakan iklan komersial. Sedangkan iklan non komersial biasa
disebut juga sebagai iklan social atau iklan layanan masyarakat.
Iklan layanan masyarakat ini tidak bertujuan untuk menawarkan barang
dan jasa. Biasanya iklan ini bertujuan untuk pencapaian kondisi
berkehidupan yang lebih baik (menurut pemasang iklan). Contoh iklan
tentang narkoba, iklan tentang rokok, iklan tentang pemanasan global,
dal lain-lain.
Menurut media yang digunakan, terdapat iklan cetak
dan iklan elektronik. Iklan cetak adalah iklan yang penyebarannya
dilakukan melalui media cetak. Contoh iklan cetak antara lain :
poster, spanduk, baliho, reklame dan lain-lain. Iklan elektronik
adalah iklan yang penyebarannya melalui media elektronik. Contoh dari
iklan elektronik antara lain : iklan di TV, di radio, di internet dan
lain-lain. Iklan di internen masih terbagi menjadi beberapa jenis,
antara lain : banner, iklan baris, streaming.
E. FUNGSI IKLAN
Iklan sangat penting karena memiliki fungsi
komunikasi yang kritis, yaitu:
• Memberi informasi
Iklan
membuat konsumen sadar akan adanya produk baru, memberikan informasi
mengenai merk tertentu, dan menginformasikan karakteristik serta
keunggulan suatu produk.
• Membujuk
Iklan yang efektif akan
membujuk konsumen untuk mencoba menggunakan / mengkonsumsi suatu
produk.
• Mengingatkan
Iklan dapat membuat konsumen tetap
ingat pada merk / produk perusahaan. Ketika timbul kebutuhan yang
berkaitan dengan produk tertentu, konsumen akan mengingat iklan
tentang produk tertentu. Maka konsumen tersebut akan menjadi kandidat
pembeli.
• Memberikan nilai tambah.
Iklan yang efektif akan
memberikan nilai tambah produk sehingga produk dipersepsikan lebih
mewah, lebih bergaya, lebih bergengsi, bahkan melebihi apa yang
ditawarkan oleh produk lain, dan secara keseluruhan memberikan
kualitas yang lebih baik dari produk lainnya.
KESIMPULAN
Setiap kegiatan yang kita
lakukan secara otomatis kita akan menggunakan bahasa sebagai media
komunikasi dengan orang lain. Sehingga aktivitas kita dalam berbinis
juga sangat dipengaruhi oleh bahasa. Iklan salah satu contohnya,
dengan penggunaan bahasa yang baik, sebuah iklan akan dapat
mempengaruhi calon pembeli untuk membeli produk yang kita
tawarkan.
Perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan iklan
sebagai media promosi produk mereka harus memahami apa yang
diinginkan konsumen. Setelah mereka memahami keinginan konsumen,
mereka dapat membuat iklan yang sesuai dengan keinginan konsumen
sehingga produk mereka akan diserbu konsumen. Dan akhirnya target
penjualan mereka pun berhasil dicapai. Kejelian dalam pemilihan kata
yang digunakan dalam iklan inilah yang dapat mempengaruhi konsumen
untuk tergerak membeli barang yang ditawarkan.
Oleh karena itu,
kita harus benar-benar memahami seluk beluk bahasa supaya kita dapat
bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan sukses merintis bisnis.
Meskipun kemauan kita besar dalam berbisnis, jika tidak diimbangi
dengan kemampuan dalam berkomunikasi dengan baik maka kita akan sulit
meraih kesuksesan yang kita idamkan selama ini. Bahasa sering
diabaikan oleh beberapa pihak karena dianggap tidak terlalu penting
untuk dipelajari secara intensif. Padahal, dengan bahasalah kita
dapat mengungkapkan apa yang kita inginkan serta apa yang kita
tawarkan kepada orang lain dalam berbisnis.
(http://blog.ub.ac.id/piekey/2012/03/11/tugas-bahasa-indonesia-penggunaan-bahasa-sebagai-media-komunikasi-dalam-iklan)
DAFTAR PUSTAKA
Luthans ,Fred.2009.perilaku organisasi edisi
10.Andi.Yogyakarta.
Robbins,Steepens.2006.perilaku organisasi
edisi kesepuluh. Indeks.
Jakarta
http://www.ikaunair.org/component/content/article/106-bahasa-bisnis-untuk-entrepreneur
diakses
05maret
2012
http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.referensi-pengetahuan/pengertian-iklan.html
diakses
tanggal 10 maret
2012
http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.iklan/macam-jenis-iklan.html
diakses
tanggal 10 maret
2012
http://duniabaca.com/pengertian-atau-definisi-komunikasi.html
diakses
tanggal 10 maret
2012
http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.iklan/penentu-keberhasilan-iklan.html
diakses
tanggal 10 maret 2012
(http://blog.ub.ac.id/piekey/2012/03/11/tugas-bahasa-indonesia-penggunaan-bahasa-sebagai-media-komunikasi-dalam-iklan)