BLOGGER TEMPLATES AND Twitter Backgrounds »

Minggu, 13 Januari 2013

puisi

mom,you part of my journey

i am walking to all my destination
mom,you teach me how to arrive
i am dreaming all things
mom,you teach me again how to reach

mom,you never leave me
you always beside me
mom,you part of my journey
mom i love you

PENGGUNAAN BAHASA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM IKLAN

PENGGUNAAN BAHASA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM IKLAN

Bahasa merupakan alat komunikasi massa. Sebagai alat komunikasi, bahasa memegang peranan penting dalam terjalinnya atau berlangsungnya interaksi antara manusia. Komunikasi yang terjalin antara manusia menjadi lebih terarah dan bisa tercipta dengan lancar.
Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia yang tidak dapat ditinggalkan, serta mempunyai peran penting dalam membentuk sebuah link yang kuat. Dengan komunikasi tersebut maka bahasa sebagai alat komunikasi yang digunakan disetiap aspek kehidupan manusia juga berperan dalam menunjang kehidupan.
Dalam kehidupan bisnis seorang enterpreneur perlu mengetahui prinsip-prinsip komunikasi yakni prinsip kerjasama (Cooperatif Prinsiple) dan Prinsip Kesantunan (Politeness Prinsiple / Face Saving Prinsiple). Pentingnya kompetensi komunikatif bagi entrepreneur dibutuhkan bahasa dalam menunjang perkembangan dan pertumbuhan kewirausahaan, dalam hal ini dimaksudkan untuk meyakinkan bahwa pentingnya kewirausahaan dalam segi periklanan (adverd).
Strategi komunikasi dan keberhasilan juga dipengaruhi dengan media iklan, iklan yang notabene merupakan kegiatan promosi barang atau jasa melalui media yang mudah diterima oleh para konsumen menjadikan nilai jual produk yang tinggi dan dapat mempunyai pengaruh besar kepada konsumen. Iklan memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam memformulasikan pesan-pesan produk kepada konsumen yang dibarengi oleh bahasa yang mempunyai dampak pengaruh dan memikat hati konsumen sehingga mereka tertarik untuk membeli barang yang ditawarkan.
Menurut Akhmad Haryono, pembicara dari Fakultas Sastra Universitas Jember strategi komunikasi bisnis mempunyai tujuh pilar yakni Pemahaman terhadap proses komunikasi, penggunaan pikiran, memahami bahasa, kejelasan pesan, daya persuasi, kelengkapan pesan, dan keinginan baik. Jika ketujuh pilar tersebut dapat diterapkan dengan baik, maka kesuksesan yang kita harapkan akan terwujud.
A. PENGERTIAN KOMUNIKASI
Komunikasi adalah proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim) baik dengan simbol-simbol, sinyal-sinyal, maupun perilaku atau tindakan. Komunikasi harus mencangkup perpindahan dan pemahaman makna. Luthans (2006:372) menyatakan, ”kebanyakan definisi komunikasi yang digunakan dalam buku perilaku organisasi menekankan penggunaan simbol2 untuk mentransfer arti informasi (The use of symbols to transfer the meaning of information)”.
Sebuah gagasan , tidak peduli seberapa hebatnya, tidak akan berguna sebelum diteruskan dan dipahami oleh orang lain. Kata-kata dapat memiliki arti berbeda bagi orang yang berbeda pula. Usia, pendidikan, dan latar belakang budaya merupakan tiga dari variabel yang begitu mempengaruhi bahasa yang digunakan seseorang dan definisi yang dia berikan ke kata-kata itu. Komunikasi tidak dapat dipisahkan dari bahasa. Bahasa adalah suatu sistem komunikasi yg terdiri dari seperangkat bunyi & lambang tertulis yg digunakan oleh orang-orang pada suatu negara atau wilayah tertentu untuk berbicara dan menulis.
Komunikasi sebagi bentuk interaksi antarmanusia mampu menjembatani hubungan antarmanusia. Melalui komunikasi, gagasan-gagasan akan terhubung, ide akan terealisasi, dan cita-cita akan tercapai. Aktivitas pun terjalin dengan adanya suatu bentuk komunikasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran serta hambatan komunikasi adalah pengetahuan, pengalaman, intelegensi, kepribadian, budaya, biologis; gagap, cadel.
Teknik berkomunikasi yang efektif meliputi mendengar dengan aktif, terampil dalam berbicara, gaya bicara, penampilan yang menarik; pakaian, pendangan mata, sikap badan, raut muka, suara, tulisan, senyum, jabatan tangan, ingat nama, tulus.
Ciri-ciri komunikasi tidak efektif meliputi berbicara secara bertele-tele, malu-malu, marah-marah, maksud yang disampaikan tidak jelas, non verbal, satu arah, tidak terbuka, tidak nyambung, dan lain-lain.
B. JENIS-JENIS KOMUNIKASI
Pada dasarnya komunikasi digunakan untuk menciptakan atau meningkatkan aktifitas hubungan antara manusia atau kelompok. Jenis komunikasi terdiri dari :
1. Komunikasi verbal dengan kata-kata
a. Vocabulary (perbendaharaan kata). Komunikasi ridak efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.
b. Racing (kecepatan). Komunikasi akan lebih efektif dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
c. Intonasi suara: akan mempengaruhi arti pesan secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam berkomunikasi.
d. Humor: dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan stress dan nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor adalah merupakan satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.
e. Singkat dan jelas. Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.
f. Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan
2. Komunikasi non-verbal
Komunikasi non verbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata dan komunikasi non verbal memberikan arti pada komunikasi verbal. Yang termasuk komunikasi non verbal :
a. Ekspresi wajah.
Wajah merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang.
b. Kontak mata merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi.
Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata juga memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya.
c. Sentuhan adalah bentuk komunikasi personal mengingat sentuhan lebih bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan seperti perhatian yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang atau simpati dapat dilakukan melalui sentuhan.
d. Postur tubuh dan gaya berjalan.
Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
e. Sound (suara).
Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan juga salah satu ungkapan perasaan dan pikiran seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi non verbal lainnya sampai desis atau suara dapat menjadi pesan yang sangat jelas.
f. Gerak isyarat adalah yang dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari komunikasi seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan stress bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress.
C. PROSES KOMUNIKASI
Hewitt (1981) menjabarkan tujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut:
1. Mempelajari atau mengajarkan sesuatu
2. Mempengaruhi perilaku seseorang
3. Mengungkapkan perasaan
4. Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain
5. Berhubungan dengan orang lain
6. Menyelesaian sebuah masalah
7. Mencapai sebuah tujuan
8. Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik
9. Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orang lain
Sedangkan proses komunikasi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
• Pengirim (komunikator) mengirimkan pesan dengan cara menyandikan pemikirannya
 Pesan adalah produk fisik aktual dari penyandian oleh komunikator Pembicaraan, tulisan, gerakan, ekspresi wajah adalah pesan.
• Saluran merupakan perantara yang dipakai pesan dalam menempuh perjalanan
 Saluran formal disediakan oleh organisasi,, dan mengikuti rantai otoritas dlm organisasi
 Saluran informal, diciptakan secara spontan dan muncul sebagai tanggapan thd pilihan-pilihan individual.
• Penerima (komunikan) adalah obyek yg menjadi sasaran pesan.
 Sebelum pesan diterima, dilakukan penerjemahan sandi shg simbol-simbol pesan dapat dipahami oleh komunikan
• Gangguan, mewakili berbagai hambatan komunikasi yang mengacaukan kejelasan pesan
 Baik datang dari pengirim, saluran, penerima maupun umpan balik. Umpan balik, adalah sarana pengecekan apakah pesan telah diterima seperti yg dimaksudkan pada awalnya
D. PENGERTIAN IKLAN
Pengertian iklan menurut KBBI adalah berita atau pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Dari definisi di atas, terdapat beberapa komponen utama dalam sebuah iklan yakni “mendorong dan membujuk”. Dengan kata lain, sebuah iklan harus memiliki sifat persuasi.
Komponen dari sebuah iklan adalah adanya barang atau jasa yang ditawarkan. Menurut pendanaanya iklan dibagi menjadi 2 yakni iklan gratis dan iklan berbayar. Iklan gratis adalah iklan yang dalam pemasangannya tidak memerlukan biaya. Contoh dari iklan gratis adalah iklan baris yang dapat anda pasang disitus iklan baris gratis. Iklan berbayar adalah iklan yang dalam pemasangannya memerlukan biaya. Contoh iklan diTV, di radio, di Koran, dan lain-lain.
Menurut sifatnya iklan dikelompokkan menjadi iklan komersial dan iklan non komersial. Iklan komersial adalah iklan yang menawarkan barang dan jasa. Sebagian besar iklan yang kita temui di berbagai tempat merupakan iklan komersial. Sedangkan iklan non komersial biasa disebut juga sebagai iklan social atau iklan layanan masyarakat. Iklan layanan masyarakat ini tidak bertujuan untuk menawarkan barang dan jasa. Biasanya iklan ini bertujuan untuk pencapaian kondisi berkehidupan yang lebih baik (menurut pemasang iklan). Contoh iklan tentang narkoba, iklan tentang rokok, iklan tentang pemanasan global, dal lain-lain.
Menurut media yang digunakan, terdapat iklan cetak dan iklan elektronik. Iklan cetak adalah iklan yang penyebarannya dilakukan melalui media cetak. Contoh iklan cetak antara lain : poster, spanduk, baliho, reklame dan lain-lain. Iklan elektronik adalah iklan yang penyebarannya melalui media elektronik. Contoh dari iklan elektronik antara lain : iklan di TV, di radio, di internet dan lain-lain. Iklan di internen masih terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain : banner, iklan baris, streaming.
E. FUNGSI IKLAN
Iklan sangat penting karena memiliki fungsi komunikasi yang kritis, yaitu:
• Memberi informasi
Iklan membuat konsumen sadar akan adanya produk baru, memberikan informasi mengenai merk tertentu, dan menginformasikan karakteristik serta keunggulan suatu produk.
• Membujuk
Iklan yang efektif akan membujuk konsumen untuk mencoba menggunakan / mengkonsumsi suatu produk.
• Mengingatkan
Iklan dapat membuat konsumen tetap ingat pada merk / produk perusahaan. Ketika timbul kebutuhan yang berkaitan dengan produk tertentu, konsumen akan mengingat iklan tentang produk tertentu. Maka konsumen tersebut akan menjadi kandidat pembeli.
• Memberikan nilai tambah.
Iklan yang efektif akan memberikan nilai tambah produk sehingga produk dipersepsikan lebih mewah, lebih bergaya, lebih bergengsi, bahkan melebihi apa yang ditawarkan oleh produk lain, dan secara keseluruhan memberikan kualitas yang lebih baik dari produk lainnya.
 KESIMPULAN
Setiap kegiatan yang kita lakukan secara otomatis kita akan menggunakan bahasa sebagai media komunikasi dengan orang lain. Sehingga aktivitas kita dalam berbinis juga sangat dipengaruhi oleh bahasa. Iklan salah satu contohnya, dengan penggunaan bahasa yang baik, sebuah iklan akan dapat mempengaruhi calon pembeli untuk membeli produk yang kita tawarkan.
Perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan iklan sebagai media promosi produk mereka harus memahami apa yang diinginkan konsumen. Setelah mereka memahami keinginan konsumen, mereka dapat membuat iklan yang sesuai dengan keinginan konsumen sehingga produk mereka akan diserbu konsumen. Dan akhirnya target penjualan mereka pun berhasil dicapai. Kejelian dalam pemilihan kata yang digunakan dalam iklan inilah yang dapat mempengaruhi konsumen untuk tergerak membeli barang yang ditawarkan.
Oleh karena itu, kita harus benar-benar memahami seluk beluk bahasa supaya kita dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan sukses merintis bisnis. Meskipun kemauan kita besar dalam berbisnis, jika tidak diimbangi dengan kemampuan dalam berkomunikasi dengan baik maka kita akan sulit meraih kesuksesan yang kita idamkan selama ini. Bahasa sering diabaikan oleh beberapa pihak karena dianggap tidak terlalu penting untuk dipelajari secara intensif. Padahal, dengan bahasalah kita dapat mengungkapkan apa yang kita inginkan serta apa yang kita tawarkan kepada orang lain dalam berbisnis.
(http://blog.ub.ac.id/piekey/2012/03/11/tugas-bahasa-indonesia-penggunaan-bahasa-sebagai-media-komunikasi-dalam-iklan)
DAFTAR PUSTAKA
Luthans ,Fred.2009.perilaku organisasi edisi 10.Andi.Yogyakarta.
Robbins,Steepens.2006.perilaku organisasi edisi kesepuluh. Indeks. Jakarta
http://www.ikaunair.org/component/content/article/106-bahasa-bisnis-untuk-entrepreneur
diakses 05maret 2012
http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.referensi-pengetahuan/pengertian-iklan.html
diakses tanggal 10 maret 2012
http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.iklan/macam-jenis-iklan.html
diakses tanggal 10 maret 2012
http://duniabaca.com/pengertian-atau-definisi-komunikasi.html
diakses tanggal 10 maret 2012
http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.iklan/penentu-keberhasilan-iklan.html
diakses tanggal 10 maret 2012
(http://blog.ub.ac.id/piekey/2012/03/11/tugas-bahasa-indonesia-penggunaan-bahasa-sebagai-media-komunikasi-dalam-iklan)

Mengapa Remaja Mengalami Jerawat

 Mengapa Remaja Mengalami Jerawat?

Tidak dapat dipungkiri, bahwa saat ini jerawat telah menjelma menjadi salah satu masalah terbesar bagi kebanyakan remaja. Adanya jerawat ini seringkali membuat seseorang menjadi kurang percaya diri dan bahkan minder dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari, yang berarti menurunkan kualitas hidup remaja.



Apa itu Jerawat?
Jerawat, atau dalam bahasa ilmiahnya disebut acne vulgaris, merupakan penyakit pada kelenjar minyak. Dengan demikian menjadi jelas mengapa jerawat banyak ditemukan pada daerah “kilang minyak” terbesar manusia seperti wajah. Karena hal ini pula jerawat umumnya mulai muncul pada usia pubertas (sekitar 11-12 tahun), dimana hormon-hormon seksual mulai aktif bekerja menstimulasi kelenjar minyak dan mempengaruhi penebalan kulit di seluruh tubuh. Saat seseorang mulai menginjak usia dewasa (> 30 tahun), biasanya jerawat akan semakin berkurang dengan sendirinya.



Bagaimana Asal Mula Jerawat?
Mengenali adanya jerawat, bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Sebagian besar orang bahkan tidak membutuhkan bantuan dokter untuk mengenalinya. Jerawat umumnya dikenal dalam bentuk klasiknya yaitu bisul-bisul berdiameter kurang dari 0,5 cm. Pada perjalanan penyakitnya, jerawat diawali timbulnya komedo, yang umumnya dapat dikenali sebagai tonjolan kecil dengan titik hitam di tengahnya. Karena mengandung banyak minyak, komedo ini dapat menjadi sarang pertumbuhan kuman jerawat dan mengalami peradangan membentuk bisul. Bisul ini pada awalnya berwarna merah, dan kemudian akan menjadi kuning karena mengandung nanah. Dalam bentuk parah, kadang bisul ini dapat menjadi sangat besar mencapai ukuran 1 cm atau berjumlah sangat banyak.



Mengapa Jerawat di Wajahku Lebih Banyak dibanding Wajahnya?
Banyak sekali hal-hal yang menjadi faktor risiko timbulnya jerawat, diantaranya ras, keturunan, makanan (coklat, susu, lemak), cuaca, stress, kosmetik, menstruasi, dan sebagainya. Faktor keturunan dan ras menentukan bakat jerawat seseorang dan merupakan faktor yang tidak dapat diubah. Faktor-faktor risiko lain dapat diubah dan  berbeda antara orang per orang. Setiap orang perlu mengenali faktor risikonya sendiri. Sebagai contoh, seseorang yang merasakan dirinya lebih berjerawat setelah terpapar sinar matahari dan mengkonsumsi coklat.



Seorang dokter pernah berkata, bahwa jerawat merupakan salah satu penyakit kulit “paling bandel”. Benar saja, jerawat seringkali masih timbul walaupun sudah diobati sedemikian rupa. Saat ini terdapat berbagai obat jerawat, baik obat oles maupun obat minum, yang beredar di pasaran dan dapat dibeli dengan mudah. Jerawat yang ringan masih dapat diatasi dengan obat oles, sedangkan jerawat yang parah harus diatasi dengan obat minum. Namun, tidak disarankan menggunakan obat jerawat di luar kontrol dokter, karena memudahkan timbulnya kekebalan kuman jerawat. Jerawat yang sudah kebal, akan semakin sulit diobati, bahkan terkadang membutuhkan obat suntik untuk mengatasinya.



Lalu, Bagaimana Mencegah Timbulnya Jerawat yang Semakin Banyak?
Bila kita tidak boleh mengobati jerawat kita sendiri, apa yang dapat kita lakukan sendiri untuk mengatasi jerawat kita? Ada 4 hal utama yang penting dilakukan untuk mengontrol timbulnya jerawat:
  1. Cuci muka dan bagian tubuh berjerawat lainnya secara teratur 2-3 kali sehari (pagi, setelah beraktivitas siang, dan sebelum tidur) untuk menjaga kulit anda tetap bersih.
  2. Kenali dan hindari faktor risiko anda. Anda tidak perlu menghindari seluruh faktor risiko penyebab jerawat, namun hindarilah faktor risiko yang sangat berpengaruh bagi jerawat anda. Contohnya bila timbul jerawat bila terkena sinar matahari, maka hindari bekerja di luar ruangan atau menggunakan sunblock.
  3. Jangan menggaruk jerawat anda. Garukan pada jerawat akan menyebabkan timbulnya luka yang memperburuk kosmetik wajah anda, serta berisiko menumbuhkan jerawat baru di tempat garukan anda.
  4. Segera konsultasikan diri anda ke dokter untuk mengatasi jerawat yang tidak sembuh dengan cara-cara di atas.
 (http://www.tanyadok.com/anak/mengapa-remaja-berjerawat)
Sumber:
  1. Fitzpatrick’s Dermatology in General Medicine edisi ke-7
  2. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FKUI edisi ke-5
  3. Expert Committee Recommendations for Acne Management. Pediatrics 2006;118;1188-1199
  4. DynaMed: Acne (http://search.ebscohost.com/)